Kode masuk dikirim ke email — tidak ada kata sandi yang perlu diingat.
Email dikirim ke . Kalau isinya kode angka, ketik di bawah.
Kalau isinya tautan, cukup klik tautannya — halaman ini akan terbuka sendiri dalam keadaan sudah masuk.
Ringkasan Semua Marketplace
Gabungan seluruh channel penjualan
Memuat...
Filter Tanggal
Menampilkan: Semua Waktu
Total Omzet Gabungan
-
Total Laba Bersih
-
Total Pesanan
-
Margin Bersih
-
Perbandingan Bulan
Posisi Uang
-
Omzet Bulan Ini
-
nilai penjualan sebelum potongan
Sudah Cair
-
-
Berpotensi Cair
-
-
Belum Ada Data Income
-
-
Bulan dipilih otomatis ke bulan terlama yang belum tuntas — selama masih ada dana ditahan atau
pesanan tanpa data income, posisi uang bertahan di situ dan tidak pindah ke bulan berikutnya. Itu tandanya data
bulan tersebut belum lengkap. Panel ini tidak ikut filter tanggal di atas.
Breakdown per Marketplace (per Bulan)
Memuat...
Produk Terlaris (Qty)
Memuat...
Produk Paling Untung
Memuat...
Margin per Produk
Diurutkan dari margin paling tipis, bukan dari rupiah terbesar — produk yang laku banyak
tapi nyaris tanpa untung justru tersembunyi di daftar "Produk Paling Untung". Merah berarti rugi,
kuning di bawah 10%. Ini daftar harga yang perlu ditinjau.
Memuat...
Peringatan HPP
Memuat...
Sampel & Giveaway
Memuat...
Cadangan Data
Mengunduh seluruh isi database jadi satu file JSON. Simpan filenya di luar Supabase — laptop,
Google Drive, flashdisk. Salinan yang disimpan di tempat yang sama dengan aslinya bukan cadangan.
Memuat...
Laporan Laba Rugi
Memuat...
Perbandingan Antar Bulan
HPP sudah memuat bahan baku, biaya produksi (gas, listrik, penyusutan mesin, upah karyawan) dan packing.
Karena itu biaya operasional tidak dikurangkan lagi dari laba — kalau ikut dikurangkan, rupiah yang
sama terhitung dua kali. Alokasinya (Rp11.600 per produk terjual) dan pemakaiannya ditampilkan terpisah sebagai
Dana Biaya Operasional. Yang memotong laba bersih hanya gaji owner dan biaya sampel.
HPP mengikuti versi yang berlaku pada tanggal pesanan — bulan yang sudah lewat tidak ikut berubah
saat HPP diperbarui.
Memuat...
Filter
-
Omzet (terfilter)
-
Modal / HPP
-
Laba Bersih
-
Margin
-
Rincian per Pesanan
Klik judul kolom untuk mengurutkan — klik sekali untuk terbesar ke terkecil, klik lagi untuk sebaliknya.
Misal klik "Laba Bersih" untuk melihat pesanan paling untung sampai paling buntung.
Satu baris = satu pesanan. Potongan marketplace dikenakan per pesanan, bukan per produk, jadi pesanan berisi
beberapa produk ditampilkan menyatu — nilainya tetap persis.
Dua status membedakan pesanan yang income-nya belum ada: Dana ditahan berarti file income
untuk tanggal itu sudah diimpor tapi pesanannya belum ikut dilepas marketplace — tidak ada yang
perlu dikerjakan, tinggal ditunggu. Belum diimpor berarti file income untuk tanggal segitu
memang belum diunggah — ini yang butuh tindakan.
Kebalikannya juga punya statusnya sendiri: Pesanan belum diimpor berarti uangnya sudah
dilaporkan tapi baris pesanannya belum masuk, jadi produk, SKU dan HPP-nya belum diketahui —
ekspor ulang file pesanan sampai tanggal terakhir, lalu unggah di Impor Marketplace.
Tabel dipecah jadi beberapa halaman, tapi angka di kartu atas dan baris Total menjumlahkan
seluruh baris hasil filter — bukan cuma halaman yang sedang dibuka. Termasuk sampel dan pesanan batal —
halaman Omnichannel mengecualikan sampel, jadi angkanya bisa berbeda sebesar biaya sampel. Pakai filter Status
untuk memisahkannya.
Memuat...
Filter
Dihitung dari waktu pesanan dibuat, per pesanan — bukan per produk, jadi satu pesanan
berisi tiga barang tetap dihitung satu. Semua jam memakai waktu Jakarta (WIB).
Pesanan batal ikut terhitung di sini: yang ditanyakan halaman ini adalah kapan orang memesan,
bukan berapa yang jadi uang. Penjualan offline sekarang ikut mencatat jam — isian Jam ada di halaman Jualan Offline
dan otomatis terisi waktu saat itu. Penjualan offline yang dicatat sebelum 8 Agustus 2026
belum punya jam, jadi ketiganya menumpuk di jam 07:00; itu bukan jam sebenarnya.
Total Pesanan
-
Rata-rata per Hari
-
Jam Paling Ramai
-
-
Hari Paling Ramai
-
-
Pesanan Masuk per Jam
Semua pesanan pada rentang yang dipilih, ditumpuk ke jam berapa pesanan itu masuk.
Memuat...
Pesanan Masuk per Hari dalam Seminggu
Senin sampai Minggu, digabung dari seluruh periode.
Memuat...
Tren Pesanan
Memuat...
Peta Hari × Jam
Makin gelap makin ramai. Arahkan kursor ke kotaknya untuk melihat angkanya.
Ini gabungan dari kedua grafik di atas — berguna untuk melihat jam ramai yang cuma terjadi
di hari tertentu, misalnya malam Minggu.
Memuat...
Filter
Total Pembeli
-
Repeat Order
-
Persentase Repeat
-
Belanja dari Pembeli Repeat
-
Daftar Pembeli
Klik judul kolom untuk mengurutkan. "Pesanan Dibayar" hanya menghitung pesanan yang benar-benar jadi —
pesanan batal ada di kolom "Total Pesanan", jadi pembeli yang sering batal tidak terlihat seperti pelanggan setia.
Satu baris = satu pembeli di satu marketplace: TikTok menyamarkan username dan tiap marketplace punya nama
sendiri, jadi orang yang sama tidak bisa disatukan antar marketplace. Nama pembeli offline diambil dari invoice.
Daftarnya dipecah per halaman; empat kartu di atas tetap menghitung semua pembeli hasil filter.
Memuat...
Unduh file ekspor dari Seller Center masing-masing marketplace, lalu pilih di sini — tidak perlu lewat folder Google Drive lagi.
File dibaca dulu tanpa menyimpan apa pun; data baru masuk database setelah tombol Simpan ditekan.
Pilih File
Riwayat Impor
Memuat...
Memuat...
Pilih catatan di kiri, atau buat yang baru.
Tambah Produk ke Daftar Harga
Harga yang dikosongkan berarti produk itu memang tidak dijual di channel tersebut — di daftar cetak
barisnya dilewati, bukan ditulis Rp0. Kategori dipakai untuk mengelompokkan daftar saat dicetak;
kalau dikosongkan semua produk jadi satu daftar.
Cetak / Kirim Daftar Harga
Pilih harga mana yang mau ditampilkan, lalu cetak — di dialog cetak pilih "Save as PDF" untuk mengirimnya ke orang lain.
Unduh PDF langsung menyimpan filenya, tanpa lewat dialog cetak — itu yang dikirim ke pembeli.
Cetak untuk yang mau langsung keluar di printer.
Daftar Harga
Memuat...
Hitung Harga Jual
Isi biaya bahan bakunya dan laba yang diinginkan — harga jualnya dihitung otomatis.
Komponen biaya tetap (gas, listrik, kemasan, dan seterusnya) diatur di kartu bawah dan berlaku
untuk semua perhitungan, jadi tidak perlu diketik ulang tiap produk.
Isi Bahan Baku sebesar harga greenbean/roastbean untuk satu kemasan itu — misal roastbean
Rp116.500/kg untuk kemasan 250g berarti Rp29.125.
Cek Laba dari Harga yang Sudah Ada
Kebalikannya: harganya sudah ditentukan, tinggal lihat labanya berapa.
Komponen Biaya Tetap
Berlaku untuk semua perhitungan di atas. Ubah di sini kalau gas naik atau kemasan ganti supplier
— angka lama yang sudah dipakai di katalog HPP tidak ikut berubah.
Memuat...
Tambah Produk
HPP berubah dari waktu ke waktu, jadi satu produk boleh punya beberapa versi. Pesanan dihitung memakai versi
yang berlaku pada tanggal pesanan itu — menaikkan HPP hari ini tidak mengubah laba bulan yang sudah lewat.
Untuk menaikkan harga, tambah baris baru dengan tanggal berlaku, jangan menimpa yang lama.
Katalog HPP_Master
Memuat...
Tambah Bahan Baku Baru
Stok Bahan Baku
Memuat...
Penjualan yang Tidak Memotong Stok
Memuat...
Tambah Stok Greenbean
Untuk greenbean baru datang dari pembelian.
Catat Sangrai (Roasting)
Greenbean berkurang, roastbean bertambah sesuai hasil timbang aktual.
Riwayat Sangrai Terbaru
Memuat...
Riwayat Pergerakan Stok
Angka stok di atas adalah hasil penjumlahan daftar ini — bukan angka yang diubah-ubah langsung.
Sangrai menambah roastbean dan mengurangi greenbean, penjualan mengurangi roastbean, koreksi manual
ikut tercatat berikut alasannya. Karena tiap baris menyebut asalnya, mengimpor file yang sama dua kali
tidak akan memotong stok dua kali.
Memuat...
Atur Resep Produk
Kode = SKU produk (samakan dengan SKU di HPP_Offline/HPP_Master).
Memuat...
Catat Penjualan Offline
Baris sampel tidak perlu harga dan tidak ditagih. Dicatat sebagai pesanan tersendiri
berakhiran -S dengan omzet nol, jadi modalnya muncul sebagai Biaya Sampel di Laba Rugi
dan tidak menekan laba barang yang benar-benar terjual. Stok tetap dipotong.
Belum Lunas
Barangnya sudah diserahkan, uangnya belum penuh masuk. Laba dan stok sudah dihitung sejak penjualan dicatat.
Memuat...
Riwayat Penjualan Offline
Butuh invoice untuk penjualan di sini? Buka menu Invoice di sidebar.
Memuat...
Atur HPP Offline
Pilih Per gram untuk produk yang ditimbang saat dijual. Isi HPP Bahan Baku-nya harga per 1 kilogram,
lalu saat mencatat penjualan cukup ketik beratnya — 300g, 500g, 750g, berapa pun, tanpa perlu SKU baru tiap
ukuran. Stok bahan baku dipotong persis sebanyak gram yang dijual.
Biaya Operasional (gas, listrik, susut mesin, kemasan) itu angka flat per produk terjual — jual 250g
atau 500g, biayanya sama, tidak ikut mengecil bareng beratnya.
Memuat...
Pilih Penjualan yang Ditagih
Hanya penjualan offline yang belum masuk invoice mana pun yang tampil di sini. Centang yang mau ditagih —
boleh beberapa sekaligus jadi satu invoice.
Memuat...
Buat Invoice
Daftar Invoice
Memuat...
Identitas Toko di Invoice
Dicetak di kepala invoice. Isi sekali, dipakai untuk semua invoice.
Gambar maksimal 400 KB. Latar belakang transparan (PNG) paling rapi saat dicetak.
Biaya operasional dibayar dari dana yang terkumpul dari penjualan — tiap produk terjual menyisihkan
Rp11.600 yang sudah masuk hitungan HPP. Jadi pengeluaran ini tidak dikurangkan lagi dari laba; kalau ikut
dikurangkan, rupiah yang sama terhitung dua kali. Lihat sisa dananya di halaman Laba Rugi. Gaji owner beda — itu langsung memotong laba bersih.
Prive beda lagi — itu pinjaman, keluar dari kas tapi bukan biaya.